Jenis dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Jenis dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih  – Secara umum infeksi saluran kemih dapat dibagi menjadi dua, yaitu bagian atas dan bawah. Terlepas dari itu, infeksi dapat terjadi terpisah berdasarkan organ yang terlibat.

Jenis dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Jenis dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Jenis dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Jenis dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih adalah :

1.Prostatitis akut dan kronik

Penyakit prostat akut disebabkan oleh infeksi akut pada seluruh kelenjar prostat, dengan gejala demam dan nyeri di daerah prostat. Infeksi ini sering berkaitan dengan infeksi gonore atau raja singa (kencing nanah) yaitu infeksi yang ditularkan melalui hubungan seksual. Prostatitis kronis dapat disebabkan oleh penyakit inflamasi maupun non inflamasi. Misalnya refluks di dalam prostat, paparan kuman terus-menerus, penyakit autoimun, metaboli urin yang bersifat iritatif atau nyeri neuropatik. Prostatitis kronik disebabkan bakteri, merupakan penyebab tersering infeksi saluran kemih yang berulang-ulang pada pria.

2. Epididimitis

Merupakan Jenis dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih  adalah infeksi atau peradangan epididimitis yang terdapat dalam kantung zakar. Pada pria berusia kurang dari 35 tahun, penyebab terseringnya adalah chlamyda trachomatis dan Neisseria gonorhoeae.

3. Orchitis

Seringkali disebabkan virus terutama virus penyebab gondongan (parotitis). Infeksi ini dapat dihindari melalui vaksinasi.

4. Pielonefritis

Infeksi pada ginjal yang terutama terjadi akibat infeksi yang menjalar dari saluran kemih bagian bawah. Namun infeksi dapat juga terjadi melalui kuman yang terbawa di dalam darah. Infeksi pada ginjal dapat bersifat fatal, dan juga merupakan salah satu pencetus terbentuknya batu ginjal.

5. Sistitis bakterial

Merupakan infeksi pada kandung kemih yang terjadi akibat perjalaran infeksi dari uretra. Sistitis umumnya terjadi pada pria dengan kelainan anatomis gangguan pengosongan kandung kemih atau pada mereka yang dipasang kateter (selang bekemih).

6. Uretritis

Merupakan infeksi saluran kemih bagian terluar yang dapat disebabkan oleh oenyakit menular seksual ataupun kuman penyebab infeksi saluran kemih. Gejala pada keduanya hampir sama. Pria berusia 20-35 tahun merupakan kelompok dengan risiko tinggi terjadinya uretritis, mengingat kemungkinann adanya pasangan seksual lebih dari satu ataupun pratek seksual beresiko tinggi, seperti tidak menggunakan kondom atau hubungan melalui anus.

Penyebab tersering uretritis adalah gonorea dan klamidia disusul dengan penyakit menular seksual menular lainnya. Penyebab lainnya adalah iritasi akibat bahan kimia (sabun, losion, jel kontrasepsi), lecet akibat gesekan mekanis (prosedur pembedahan, aktivitas seksual atau masturbasi berlebihan) atau akibat penyempitan uretra.

Diagnosis Infeksi Saluran Kemih

Diganosis yang dilakukan untuk membantu menegakkan infeksi saluran kemih kompleks tidak bisa dilakukan dengan mudah. Sehingga biasanya sering luput dari diagnosis yang bisa menyebabkan terjadinya masalah gejala infeksi saluran kemih persisten, progresifitas dan menjadi parut pada ginjal serta pada akhirnya menyebabkan terjadinya kehilangan fungsi ginjal. Dan dari kedua jenis penyakit infeksi saluran kemih berdasarkan dari ada atau tidaknya komplikasi yang muncul, yang perlu mendapatkan perhatian lebih serius lagi adalah untuk penyakit infeksi saluran kemih kompleks karena pada umumnya akan terjadi pada usia yang awal yakni adalah usia kurang dari dua tahun dan biasanya sering luput dari diagnosis yang dilakukan, padahal jika infeksi saluran kemih kompleks bisa mendapatkan penanganan dengan baik dan benar dari awal maka akan sangat membantu dalam memperbaiki prognosis yang paling utama dari efek jangka panjang misalnya adalah seperti parut pada ginjal yang pada akhirnya bisa mengakibatkan masalah penyakit gagal ginjal kronik.

Selain itu, mengingat dari pentingnya diagnosis yang dilakukan serta penanganan yang paling tepat untuk membantu memperbaiki fungsi dari ginjal pada mereka yang menderita penyakit infeksi saluran kemih kompleks. Patogenesis dari penyakit infeksi saluran kemih adalah :

  1. Peranan dari patogenesi bakteri. Bakteri patogen yang berasal dari urin – presentasi klinis infeksi saluran kemih, dan tergantung dari suatu perlengketan pada mukosa bakteri serta faktor virulensi.
  2. Peranan dari faktor tuan rumah : bisa disebabkan karena faktor bakteri dan juga status dari saluran kemih si pasien yang biasanya mempunyai suatu pernana yang penting untuk koloninsasi dari bakteri pada saluran kemih. Kolonisasi dari bakteri byang biasaya seriang mengalami kekambuhan dan jika memang terdapat adanya suatu kelainan yang terjadi pasa struktur anatomi saluran kemih. Kemudian dilatasi saluran kemih yang juga termasuk pada pelvis ginjal namun tanpa obstruksi saluran kemih. Dilatasi pada saluran kemih dan termasuk adalah pelvis ginjal namu tanpa obstruksi saluran kemih – gangguan yang terjadi pada klirens normal dan biasanya akan sangat peka pada suatu infeksi yang terjadi.

Hampir dari penyebab infeksi saluran kemih diakibatkan oleh invasi mikroorganisme asending yang berasal dari uretra menuju ke kandung kemih. Dan invasi dari mikroorganisme yang bisa mencapai ginjal biasanya dipermudah dengan cara refluks verkoureter. Pada wanita, biasanya infeksi saluran kemih yang terjadi dimulai dari anal berkolini pada daerah vulva, kemudian masuk ke dalam kandung kemih lewat uretra yang pendek dan juga secara spontan atau juga mekanik akibat adanya suatu hubungan seksual. Dan selain itu, kemungkinan dari suatu perubahan pada pH dan juga flora pada vulva yang terjadi pada siklus menstruasi.

Itulah informasi mengenai penyakit infeksi saluran kemih dan jenis infeksi saluran kemih. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Jenis dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Posted in Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita – Wanita lebih mudah terinfeksi saluran kemih bagian bawahnya dibanding pria. Selain saluran kemih bagian bawah wanita lebih pendek, muara saluran kemihnya bertetangga dekat dengan muara vagina, tempat darah menstruasi rutin keluar, dan suasana mulut vagina yang lembab oleh air cebokan, selain kemungkinan tercemar pembalut yang mungkin sudah bersih (steril). Infeksi yang masuk ke daluran kemih bawah akan memasuki saluran kemih, menjalar naik ke kandung kemih, dan terus ke atas sampai ke ginjal juga. Selain lewat bawah, infeksi juga bisa datang dari susu melalui pembuluh darah, langsung ke ginjal.

Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Jika infeksi saluran kemih pada wanitahanya bersarang di saluran kemih bawah, gejalanya hanya anyang-anyangan. Nyeri disayat, rasa panas sewaktu berkemih, biasanya di akhir berkemih. Saking nyerinya sampai-sampai takut berkemih. Pernah penyakit infeksi saluran kemih harus disembuhkan sampai tuntas. Jika tidak penyakit akan berlangsung menahun, dan bisa bermasalah sewaktu malam pengantin nanti. Infeksi saluran kemih bisa kambuh sehabis malam pengantin

Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita dapat terjadi pada kandung kemih atau bladder, ginjal, ureter (saluran yang membawa urine/air kencing dari ginjal untuk dialirkan  ke kandung kemih), ata pada uretra (saluran yang membawa urine ke kandung kemih untuk dikeluarkan). Infeksi saluran kemih disebabkan oleh karena bakteri. Kasus infeksi saluran kemih yang paling sering terjadi adalah infeksi yang terjadi pada kandung kemih. Sedangkan tipe lain infeksi saluran kemih terjadi pada ginjal dan uretra.

Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita bisa menyebabkan gejal-gejala dan tanda-tanda yang berbeda pada masing-masing orang. Beberapa tanda yang mungkin anda rasakan seperti perasaan terbakar/ panas saat buang air kecil. Anda mungkin sering ingin buang air kecil. Perasaan dan keinginan ingin buang air kecil lagi padahal anda baru saja  buang air kecil sebelumnya. Mungkin juga ada gejala terdapatnya darah pada urine atau bau urine/air seni yang sangat menyengat.

Asymptomatic bacteriuria, jenis infeksi ini adalah infeksi yang tidak menunjukkan gejala, sering disebabkan karena perkembangan bakteri yang sudah ada pada sistem tubuh wanita sebelum dia hamil. Infeksi jenis ini terjadi pada sekitar 6% dari wanita hamil. Jika dibiarkan dan tidak diobati, infeksi jenis asymptomatic bacteriuria dapat berkembang menjadi pyelonephritis (infeksi pada ginjal).

Urethitis akut atau cysitis (infeksi kandung kemih), yaitu infeksi yang terjadi pada urethra atau kandung kemih (bladder) yang menyebabkan gejala-gejala antara lain nyeri atau rasa terbakar saat buang air kecil, sering buang air kecil, merasa atau ingin dan perlu buang air kecil lagi padahal baru saja buang air kecil dan demam. Sebaiknya perlu anda perhatikan bahwa sering kencing yang anda lakukan adalah normal dan gejala biasa dari kehamilan dan dengan sendirinya bukan merupakan indikasi adanya infeksi saluran kemih. Pyelonephritis adalah infeksi yang terjadi pada ginjal. Gejala-gejala pylenophritis antara lain termasuk infeksi kandung kemih akut (cysitis) plus sakit punggung

Diagnosis Infeksi Saluran Kemih

Salah satu cara mendiagnosis penyakit infeksi saluran kemih adalah dengan mengambil sampel urin. Sebelum pengambilan sampel urin, orifisium uretra eksterna dan juga pada daerah yang ada di sekitarnya terutama harus dibersihkan terlebih dahulu dengan menggunakan air dan juga dengan menggunakan sabun yang dilakukan selama beberapa kali dan setelah itu disiram kemdian baru dikeringkan untuk membantu menghilangkan sel epitel atau juga sekret dan juga debris lainnya. Hal diatas cukup jika dilakukan untuk memerikskakan urin dengan rutin saja, namun jika dibiakan urin selain pencucian seperti yang dilakukan diatasi tadi, orifisium eksterna yang harus dicuci dan juga diseka paling tidak 3-4 kali dengan menggunakan kapas yang sudah terlebih dahulu dibasahi menggunakan antiseptik, kemudian setelah itu disiram dengan menggunakan air dan setelah itu dikeringkan dengan cara yang steril.

Penggunaan dari antiseptik yang digunakan menggunakan larutan 1 : 1000 benzalkonium klorida di dalam air, dan larutan ini biasanya tidak akan menyebabkan terjadinya suatu iritasi. Setelah diseka dengan menggunakan antiseptik, kemudian setelah itu disiram lagi dengan menggunakan air yang steril hal ini untuk membantu menghilangkan sisa antiseptik tadi menjadi hilang. Dan pengumpulan dari sampel urin untuk anak dibawah usia 2 tahun  biasanya sudah bisa diambil urin pancar tengah.

Pada wanita hamil, infeksi saluran kemih yang tanpa gejala dimana adanya suatu bakteri di dalam urine yang bisa mencapai lebih dari 100.000 ml/urine. Urine yang diambil dengan porsi tengah dengan cara vulva dan juga meatus urethra eksternus yang dibersihkan terlebih dahulu dengan cara menggunakan bahan antiseptik alami. Atau juga dengan jumlah bakteri yang mencapai 10.000-100.000 jika urine yang diambil dengan menggunakan kateter uretra. Pada urinalisasi biasanya akan ditemukan adanya suat leukosit.

Selain itu, infeksi saluran kemih pada wanita hamil bisa saja diakibatkan oleh pengaruh hormon progesteron tonus dan juga akibat aktivitas otot-otot dan juga obstruksi mekanik oleh suatu pembesaran pada uterus di masa kehamilan yang memang merupakan salah satu faktor predisposisi yang bisa meningkatkan kapasitas dari buli-buli dan juga adanya suatu sisa urin yang setelah berkemih pada ibu hamil.

Itulah informasi mengenai penyakit infeksi saluran kemih pada wanita, semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih

Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Posted in Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Mengobati Infeksi Saluran Kemih – Jika dokter berpikir bahwa anda terkena infeksi saluran kemih, dokter kemungkinan akan melakukan pemeriksaan sampel urine atau air seni anda untuk pemeriksaan bakteri yang terkadung pada urine. Kemudian dokter akan memberikan resep antibiotik untuk anda jika dalam pemeriksaan anda positif terdiagnosa infeksi saluran kemih. Biasanya, gejala infeksi saluran kemih akan menghilang dalam 1-2 hari setelah anda memulai pengobatan dengan antibiotik. Pastikan anda meminum semua obat yang diberikan dokter, bahkan jika kondisi anda sudah membaik.

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Dokter mungkin juga akan menyarankan suatu obat infeksi saluran kemih untuk mengurangi rasa sakit pada saluran perkemihan yang terinfeksi dan membuat anda merasa lebih baik, sementara itu antibiotik yang anda minum bekerja. Mungkin ada salah satu obat yang anda minum berdampak urine menjadi berwarna kuning terang. Jadi jangan terkejut saat anda buang air kecil.

Jika anda sering mengalami infeksi saluran kencing, anda dapat mencoba cara Mengobati Infeksi Saluran Kemih dengan mengikuti saran dan anjuran dibawah ini. Konsultasikan dengan dokter tentang apa saja perubahan-perubahan yang dapat anda lakukan dan membantu anda. Dokter mungkin juga akan memberikan kepada anda obat-obatan dalam dosis rendah untuk bebrapa bulang atau jangka lama untuk mencegah infeksi kambuh kembali.

Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Jika hubungan seks adalah yang menjadi sebab  timbulnya infeksi saluran kemih, dokter mungkin akan merekomendasikan dan menyarankan anda untuk mengonsumsi dalam dosis tunggal dan dosis rendah antibiotik setelah berhubungan seksual untuk mencegaj infeksi saluran kemih.

Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Mengobati Infeksi Saluran Kemih atau anyang-anyangan adalah :

  • Minumlah cukup banyak air untuk membersihkan bakter. Meminum jus berry/ cranberry bisa juga membantu mencegah infeksi saluran kemih. Akan tetapi, jika anda sedang mengonsumsi warfarin (coumadin-koagulansia), periksakan dulu ke dokter sebelum meminum jus cranberry untuk pencegahan infeksi saluran kemih. Dokter mungkin akan menyesuaikan dosis warfarin yang anda konsumsi atau diperlukan pemeriksaan darah untuk mengatur dosis yang boleh anda konsumsi.
  • Jangan menahan jika anda ingin buang air kecil. Buang air kecil jika memang anda ingin dan perlu.
  • Bersihkan daerah terkait setelah buang air besar dari depan ke belakang.
  • Buang air kecil setelah melakukan hubungan seksual untuk membantu membersihkan bakteri keluar.
  • Gunakan cukup lubrikasi (pelicin/pelumas) untuk melumasi vagina selama hubungan seks. Cobalah gunakan lubrikasi dengan sedikit pelumas sebelum berhubungan jika vagina tidak terlalu kering.
  • Jika anda sering mengalami inefeksi saluran kemih, anda mungkin perlu menghindari pemakaian diafragma sebagai metode kotrasepsi. Tanyakan kepada dokter tentang pilihan metode lainnya dalam kontrasepsi.

Penyakit infeksi saluran kemih dapat menjadi sangat menyakitkan. Tetapi, obat-obatan dapat membantu agar tidak menjadi ancaman serius bagi kesehatan anda. Organ ginjal anda dapat juga terinfeksi, yang dapat menjadi masalah kesehatan yang lebih serius. Infeksi pada ginjal biasanya memerlukan pengobatan antibiotik dalam jangka panjang dan terkadang perlu pengobatan dengan perawatan dirumah sakit.

Yang penting dalam Mengobati Infeksi Saluran Kemih adalah untuk mencegah agar tidak terjadi komplikasi yang serius. Dokter akan memberikan anda resep antibiotik yang aman untuk anda dan bayi anda. Dengan meminum air yang banyak akan dapat membantu anda untuk mengeluarkan bakteri melalui urine yang anda keluarkan. Pada wanita hamil denga pyelonephritis perlu dilakukan pengobatan dengan mondokj dirumah sakit untuk diberikan pengobatan antibiotik secara intravena. Jika gejala-gejala pyelonephritis terjadi, segera hubungi dokter. Jangan mengonsumsi antibiotik lama yang sudah anda gunakan untuk penyembuhan infeksi terdahulu atau antibiotik yang disarankan oleh teman atau keluarga anda.

Anda sebaiknya menghubungi dokter jika anda mengalami hal-hal  seperti demam diatas 100,5 derajat, nyeri perut bawah, kedinginan, mual-mual, munath ata nyeri punggung. Segera hubungi dokter jika anda mengalami kontraksi, atau merasa seperti terbakar atau panas saat buang air kecil.

Tips Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Dapatkah kita mencegah timbulnya infeksi saluran kemih ? Anda dapat membantu diri anda dalam mencegah agar infeksi saluran kemih yang anda derita tidak terulang dengan beberapa cara.

  1. Anda sebaiknya minum cukup banyak cairan (air adalah yang paling baik)
  2. Anda sebaiknya sering buang air kecil, hal ini akan terjadi jika hal pertama anda lakukan. Dengan bsering bang air kecil akan membantu mengeluarkan bakteri melalui urine yang anda keluarkan.
  3. Selalu buang air kecil setelah melakukan hubungan seksual intercourse.
  4. Setelah anda buang air kecil, selalu bersihkan daerah yang berhubungan dari depan ke belakang untuk mencegah penyebaran bakteri.

Salah satu jenis obat yang bisa digunakan dalam membantu mengobati infeksi saluran kemih adalah dengan menggunakan Trimethoprim. Dalam mencegah terjadinya sintesis THFA dan untuk tahap yang selanjutnya dilakukan adalah dengan menghambat enzim dihydrofolate reductase yang bisa membantu dalam mencegah terjadinya pembentukan tetrahydro di dalam bentuk aktif yang berasal dari folic acid. Dan biasanya obat ini akan diberikan dalam bentuk obat oral atau juga obat iintravena, kemudian diabsorpsi dengan baik dimulai dari usus dan ekskresi di dalam urine, aktif untuk melawan bakteri gram negatif yang teerkecuali adalah Psudomonas spp. Biasanya untuk membantu mengobati infeksi saluran kemih, maka obat ini diberikan dengan dosis tunggal sebanyak 100 mg dalam setiap 12 jam untuk kasus penyakit infeksi saluran kemih akut. Efek samping yang dihasilkan adalah mengalami megaloblastik anemia, leukopenia, dan juga granulocytopenia.

Mengobati Infeksi Saluran Kemih

Posted in Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita – Kebanyakan Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita/ kencing atau perkemihan disebabkan oleh bakteri. Ada bagian organ dari sistem perkemihan disebabkan oleh bakteri. Ada bagian organ dari sistem perkemihan atau traktus urinarus anda dapat menjadi terinfeksi. Bagian saluran perkemihan atau urinarus anda yang dapat terinfeksi antara lain : ginjal, ureter, kandung kemih/kencing/bladder dan uretra. Bagian yang paling sering terinfeksi yaitu pada kandung kemih dan uretra.

Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Tanda-tanda kemungkinan dari Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita. Mual-mual, nyeri punggung belakang, dan demam mungkin merupakan tanda-tanda dari infeksi ginjal. Segera periksakan dan hubungi dokter jika anda mempunyai tanda dan gejala tersebut.

Tanda-tanda kemungkinan gejala Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita:

  • Adanya sensasi seperti terbakar saat buang air kecil.
  • Merasa ingin buang air kecil lebih sering dari biasanya.
  • Merasa ingin buang air kecil tapi tidak bisa keluar.
  • Air seni yang keluar hanya sedikit.
  • Air seni keruh, berbau, dan berdarah.

Wanita cenderung lebih sering terinfeksi saluran kemih daripada pria karena bakteri dapat menjangkau kandung kemih dengan lebih mudah pada wanita ketimbang pada pria. Panjang urethra pada wanita lebih pendek daripada urethra pada pria, sehingga bakteri yang akan menyerang mempunyai jarak yang lebih pendek dan dekat untuk berjalan kesana.

Urethra pada wanita letaknya juga berdekatan dengan rektum. Sehingga bakteri-bakteri dan mikroorganisme lainnya dapat dengan mudah berjalan dan menjangkau uretra dan menyebabkan infeksi.

Hubungan seksual mungkin juga menjadi salah satu penyebab sebab infeksi saluran kemih pada wanita dikarenakan bakteri dan mikroorganisme dapat terdorong masuk ke uretra. Pemakaian suatu alat diafragma (alat kontrasepsi pencegah kehamilan) dapat berperan penting timbulnya infeksi karena diafragma mendorong urethra secara berlawanan dan membuat uretra lebih sulit untuk mengosongkan kandung kemih dengan sempurna. Sehingga urine atau air seni yang masih tersisa  didalam kandung kemih lebih mungkin menjadi tempat tubuh dan berkembangnya bakteri dan mikroorganisme lainnya dan menyebabkan infeksi

Mencegah Infeksi Saluran Kemih

Mencegah infeksi saluran kemih (ISK) dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan organ kewanitaan, dalam kondisi biasa dan saat menstruasi. Saat siklus haid kondisi vagina menjadi lebih lembab yang merupakan kondisi ideal untuk berkembangnya bakteri. Oleh sebab itu vagina harus selalu bersih.

Kebersihan vagina bisa dengan menjaga daerah genital agar tetap kering dan bersih, serta menjaga agar sirkulasi udara. Caranya adalah dengan mengenakan celana dalam berbahan katun, khususnya saat aktif bergerak atau beraktivitas diluar ruangan dan berpanas-panasan. Katun mudah menyerap keringat dan kelembaba, sekaligus baik untuk sirkulasi udara.

Sebagian wanita mungkin merasa aroma organ intim kurang sedap. Tapi vagina memang memiliki bau yang khas, dan berbeda pada setiap wanita. Selama aromanya tidak terlalu menyengat, kita tidak perlu khawatir. Hindari spray atau pembersih khusus kewanitaan jika tidak terlalu diperlukan.

Hindari memakai celana atau busana yang terlalu ketat karena bisa menekan vagina dan membuatnya lembab. Jangan terallau sering menggunakan pakaian yang berbahan sitetis yang menempel langsung pada kulit saat dipakai (stocking, legging, skinny pants). usai berenang atau berolahraga, ganti pakaian dan celana dalam secepat mungkin. Ingat area organ intim rentan pada kelembaban. Membiarkan pakaian basah menempel terlalu lama pada tubuh, akan memicu pertumbuhan bakteri “jahat”. Begitu juga setelah buang air kecil. Basuh organ intim dengan sedikit air dan keringkan dengan usapan lembut tissue. Cara ini akan mencegah kotoran atau bakteri menempel pada organ intim.

Pada dasarnya vagina memiliki kemampuan untuk membersihkan sendiri. Jadi dalam kondisi normal, tidak direkomendasikan membersihkan vagina dengan douching (obat semprot) karena bisa mengganggu keseimbangan ph vagina. Penggunaan douche justru bisa meningkatkan resiko iritasi. Cara paling tepat membersihkan area intim wanita adalah membasuh vulva (bagian luar vagina) setiap hari dengan air hangat.

Wanita yang sehat, vagina atau liang senggamanya mengalami proses pembersihan alami yang berlangsung dengan sendirinya. Karena itu pembersihan dengan vaginal douche tidak perlu dilakukan karena berdampak merugikan dan mengganggu ekologi daerah vagina. Vaginal douche selain membunuh bakteri penyebab penyakit, jugamembunuh bakteri yang bermanfaat untuk kesehatan vagina.

Di dunia kedokteran cairan pembersih vagina hanya dipakai untuk keadaan vagina yang mengalami kelainan, berupa infeksi yang menyebabkan keluarnya cairan yang berlebihan  dari vagina. Penggunaan vagina douche hanyalah upaya sementara untuk mengatasi bila mengalami keputihan yang tidak normal, sebelum kita memaksakan diri ke dokter guna mendapatkan terapi yang tepat.

Diagnosis Infeksi Saluran Kemih

Diagnosis yang dilakukan dari penyakit infeksi saluran kemih pada wanita bisa dilakukan dengan adanya berbagai keluhan untuk yang mengalami simptomatik dalam bentuk disurian, polakisuria, dan juga dorongan untuk buang air kecik, straguria, nokturia, dan jika memang dalam keadaan parah, maka biasanya akan ditemukan demam, menggigil, mual, serta muntah dan sakit pinggang.

Untuk membantu mendeteksi adanya bakteureria sangat dibutuhkan sekali pemeriksaan bakteriologik yang dilakukan dengan kovensional dengan cara melakukan metode biakan dan kemudian ditemukannya jumlah kuman lebih dari 100.000 colony forming unit/ml urine. Metode biakan ini tidak bisa dilakukan hanya di laboratorium biasa saja, karena tidak semua lab mempunyai kemampuan untuk bisa melakukan pembiakan tersebut, selain itu biaya yang cukup tinggi dan juga membutuhkan siklus waktu yang lama pula.

Penyakit Infeksi Saluran Kemih Pada Wanita

Posted in Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Penyakit Infeksi Saluran Kemih – Infeksi Saluran Kemih atau ISK akut adalah salah satu penyakit yang paling banyak ditemukan pada wanita dewasa, diperkirakan bahwa separuh dari semua wanita dewasa akan mengalami sedikitnya 1 kali episode Cysitis akut selam hidupnya dan 1 dalam 4 wanita tersebut akan mengalami episode rekuren (berulang). Kebanyakan infeksi pada saluran kemih disebabkan oleh bakteri. Bakteri yang paling sering menyebabkan ISK adalah E. Coli. Saluran kemih yang dapat terinfeksi maliputi ginjal, ureter, kandung kemih, dan uretra, namun yang paling sering adalah infeksi kandung kemih.

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Penyakit Infeksi Saluran Kemih merupakan penyakit infeksi yang menyerang saluran kemih, melalui ginjal, ureter, uretra, dan kandung kemih. Wanita 30 kali lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih, dibanding pria. Diperkirakan 10-20% wanita menderita infeksi saluran kemih paling tidak sekali dalam hidupnya.

Penyebab Penyakit Infeksi Saluran Kemih ada tiga : uretra wanita lebih pendek dibanding pria, hanya 2-5,3 cm. Letak muaranya dekat dengan vagina dan anus dan wanita tidak memiliki prostat sebagai antibakteri. Bakteri bisa berasal dari vagina, rektum (anus), daerah pudenda, daerah perineal, dari suami atau pasangan seksual. Gejala infeksi saluran kemih adalah :

  • Sering ingin buang air kecil (BAK) dan terasa sakit dengan kram kandung kemih
  • Terasa gatal atau panas saat BAK
  • Radang kandung kemih juga menyebabkan adanya darah dalam urin, serta dapat menyebabkan demam.
  • Sebagian penderita merasa sakit pinggang dan sakit punggung bagian bawah
  • Rasa tidak nyaman, mual dan muntah
  • Sakit pada permukaan kandung kemih dan kedinginan

Umumnya, Penyakit Infeksi Saluran Kemih disebabkan bakteri. Dengan antibiotik yang tepat, penyakit ini bisa sembuh. Langkah pertama yang akan dilakukan dokter ketika pasien terdiagnosa menderita infeksi adalah melakukan uji contoh urin pasien, untuk melihat apakah ada bakteri didalamnya. Kemudian dokter membuat resep antibiotik, jika pasien memang terinfeksi. Biasanya gejala infeksi akan hilang 1-2 hari, setelah pasien minum obat.

Infeksi saluran kemih berulang sering dialami wanita karena saluran uretra (saluran dari kandung kencing) pendek. Dengan demikian, kuman-kuman yang ada mudah masuk ke saluran kencing bahkan dapat berasal dari daerah vagina.

Infeksi pada kandung kemih dapat menimbulkan nyeri, bahkan dapat menjalar ke ginjal yang dapat menimbulkan masalah serius. Infeksi sakitginjal memerlukan pengobatan yang lama dan perawatan rumah sakit.

Pemeriksaan infeksi saluran kemih laboratorium untuk menegakkan diagnosis ISK adalah urin rutin dan kultru urin. Urin yang digunakan untuk pemeriksaan sebaiknya adalah urin pagi yaitu urin pertama kali dikeluarka pada pagi hari.

Pemeriksaan urin rutin meliputi kimia (berat jenis, pH, leukosit, esterase, nitrit, albumin, glukosa, keton, uroblinogen, bilirubin, darah), sedimen mikroskopis (eritrosit, leukosit, silinder, epitel sel, bakteri, kristal), dan makroskopis (warna dan kejernihan). Apabila anda mendapat hasil positif untuk pemeriksaan nitrit, leukosit esterase, leukosit dan eritrosit disertai pemeriksaan bakteri positif pada mikroskopis sedimen maka hal tersebut mengindikasikan terdapatnya ISK. Segeralah berkonsultasi ke dokter untuk pengobatan.

Cara Mengatasi Saluran Kemih

Jika mengalami infelsi saluran kemih atau anyang anyangan, lakukan:

  • Banyak minum untuk mengeluarkan bakteri. Minum jus cranberry dapat membantu mencegah infeksi saluran kemih. Jika sedang mengonsumsi obat-obatan tertentu, diskusikan dulu dengan dokter, sebab jus cranberry dapat mempengaruhi penyerapan jenis obat-obatan tertentu.
  • Jangan menahan buang air kecil. Segera ke belakang begitu ingin buang air kecil.
  • Setelah buang air besar, bersihkan kotoran dari arah depan ke belakang.
  • Buang air kecil setelah berhubungan intim dapat membuang bakteri.
  • Pastikan vagina tidak kering saat berhubungan intim. Jika perlu gunakan lubrikan atau pelumas buatan.

Penyakit infeksi saluran kemih bisa diatasi salah satunya adalah dengan mengonsumsi campuran dari jus stroberi, semangka dan juga mentimun. Caranya adalah :
Bahan yang digunakan : 50 gram buah stroberi yang sudah telebih dahulu di bersihkan, 100 gram semangka, dan 100 gram mentimun serta 50 gram es yang sudah diserut.
Cara membuatnya adalah : potonglah semua buah-buahan tadi, kemduian dicampurkan dan di blender. Minumlah selagi jus masih dingin.

Selain itu, beberapa jenis makanan yang sangat baik untuk Anda penderita penyakit infeksi saluran kemih adalah :

  1. Selama Anda sedang sakit infeksi saluran kemih, maka sebaiknya jauhi jenis makanan yang mengandung asam dan makanan yang pedas. Anda juga harus menghindari jenis minuman dan juga makanan seperti teh, kopi, cokelat, minuman ringan, buah jambu biji, buah jeruk, buah nanas, dan buah stroberi, anggur, minuman beralkohol dan minuman yang berkabonasi.
  2. Sebaiknya minumlah air putih yang lebih banyak untuk membantu membuat saluran Anda agar lebih lancar lagi.
  3. Mengonsumsi jenis buah-buahan dan juga sayuran. Namun hindari beberapa jenis sayuran dan buah-buahan yang sudah di sebutkan diatas.
  4. Meningkatkan sistem kekebalan daya tahan tubuh dengan cara mengonsumsi makanan yang mengandung vitamin C sampai 3000 mg dalam sehari.
  5. Mengonsumsi jenis makanan dengan kandungan mineral atau juga zinc. Misalnya adalah seperti salad, kacang-kacangan, sereal, buah pisang dan keju serta ikan.
  6. Mengonsumsi buah cranberry. Buah ini merupakan salah satu jenis buah dengan kadnungan proanthocyanidins yang bisa membantu mengeluarkan bakteri E.coli yang menempel pada dinding saluran kemih Anada.
  7. Mengonsumsi jenis tablet rasa cranberry atau juga mengonsumsi jus cranberry namun tanpa mengandung gula.

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Posted in Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih  – Infeksi saluran kemih (ISK) merupakan penyakit infeksi akibat bakteri. Banyak jenis bakteri yang bisa menyebabkan ISK, yang utama adalah bakteri Escherchia coli (E. coli) yang banyak terdapat pada tinja manusia dan biasa hidup di kolon. Bakteri ini bisa menyebabkan ISK jika pembersihannya salah.

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Penyebab Infeksi Saluran Kemih

Penyebab lain adalah aktivitas seksual, sering disebut ‘sistisis bulan madu’. Mikroorganisme yang sering menyebabkan kondisi ini adalah klamidia dan mikroplasma yang dapat menyebabkan ISK pada wanita dan pria. ISK yang disebabkan mikroorganisme ini, terbatas pada uretra dan sistem reproduksi.

Jika mengalami gejala ISK, seperti sering buang air kecil yang disertai rasa sakit, rasa tidak enak diperut bagian bawah dan sebagainya, lakukan pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan meliputi tes urin dan tes kultur urin. Biasanya akan ditemukan sel darah putih (leukosit) pada urin, bakteriuria (bakteri pada urin) dan hematuria (darah pada urin). Jika dilakukan biakan akan ditemukan bakteri penyebab infeksi. Jika bakteri penyebab sudah diketahui. Pengobatan dilakukan  dengan antibiotik yang spesifik untuk bakteri tersebut.

Pada infeksi berat atau yang mengalami komplikasi, misalnya infeksi sudah menjalar ke ginjal, pasien perlu rawat inap. Dokter akan memberikan antibiotik secara intravena atau melalui infus, dan dilakukan kateterisasi jika sudah ada retensi urin.

Cysitis merupakan infeksi saluran kemih yang paling umum, yang ditandai dengan gejala infeksi saluran kemih sebagai berikut :

  • Merasa selalu ingin buang air kecil
  • Terasa panas saat buang air kecil
  • Kesulitan saat buang air kecil
  • Keluar darah pada saat buang air kecil (air seni berwarna pink)
  • Rasa sakit diatas tulang public
  • Bau yang tidak sedap saat buang air kecil di pagi hari.

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Tips Pencegahan Infeksi Saluran Kemih adalah :

  • Banyak minum air putih untuk mendorong bakteri keluar.
  • Jangan menahan buang air kecil, segeralah buang air kecil saat terasa.
  • Basuh kemaluan dari darah depan ke belakang bukan sebaliknya.
  • Segera buang air kecil setelah berhubungan seksual.
  • Menggunakan pelicin atau lubrikasi saat berhubungan seksual bila cairan vagina terlalu sedikit.
  • Jika anda menderita infeksi saluran kemih berulang maka hindari penggunaan alat kontrasepsi diafragma. Sebaiknya konsultasi dengan dokter untuk memilih alat kontrasepsi lain.

Ada beberapa cara untuk Pencegahan Infeksi Saluran Kemih atau ISK. Usahakan BAK saat bangun di pagi hari. BAK dapat mengeluarkan bakteri dati kandung kemih yang akan keluar bersama urin. Jarang BAK menyebabkan bakteri cepat berkembang biak dalam kandung kemih. Minum air putih 6-8 gelas sehari. Minuman ringan yang biasanya mengandung garam, kurang baik sebab dapat memperlambat BAK.

Buah-buahan, sari buah, jus, baik untuk dikonsumsi sebab dapat melancarkan peredaran darah. Apabila perut sakit atau terasa terbakar, kompres dengan air hangat.

Beberapa tips untuk Pencegahan Infeksi Saluran Kemih atau ISK :

  • Perhatikan kebersihan misalnya setiap BAK bersihkan/ cebok dari depan ke belakang, agar bakteri tidak masuk ke saluran urin dari rektum.
  • Ganti pakaian dalam setiap hari agar bakteri tidak dapat berkembang biak.
  • Pakaian dalam sebaliknya dari bahan katun, yang dapat memperlancar sirkulasi udara.
  • Hindari pakaian ketat yang dapat mengurangi ventilasi udara dan mendorong perkembangbiakan bakteri.
  • BAK sesering mungkin (setiap 3 jam) untuk mengosongkan kandung kemih. Menunda BAK merupakan sebab terbesar dari ISK.
  • BAK sesudah hubungan intim, agar saluran urin terbebas dari bakteri.
  • Hindari kafein, minuman mengandung karbonat dan alkohol yang dapat mengiritasi kandung kemih.
  • Konsultasi ke dokter bila mengalami gejala ISK.

Pengobatan Infeksi Saluran Kemih

Pengobatan yang dilakukan pada penyakit infeksi saluran kemih atau anyang anyangan adalah dengan pengobatan bakteureria asimptomatik untuk kehamilan yang memang dibutuhkan dan harus diberikan, sebab menuruut penelitian yang dilakukan dengan memberikan pengobatan dalam bentuk ASB ini maka akan membantu menurunkan isiden dari bakteureria dari 86% menurun menjadi 11%. Komplikasi pielonefritis akuta yang terjadi bisa berkurang hingga mencapai 80% sesudah diberikan pengobatan pada ASB tersebut. Dan juga bisa membantu dalam menurunkan angka lahir dan rendahnya berat badan.

Penelitian yang melakukan perbandingan dari pengobatan dengan sulfonamida, cephalosporin dan juga nitrofurantoin dengan spektrum yang lebih luas obat antibiotika penisilin yang menunjukkan bahwa jenis obat-obatan ini memang sama-sama efektif untuk bisa membantu eradikasi bakteureria. Pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan ampisilin harus tetap berhati-hati karena dari penyebab utama yang terjadi bakteureria adalah akibat E.coli yang tingkat resistensinya bisa mencapai sekitar 30% di Amerika Serikat.

Pengobatan yang dilakukan dengan menggunakan dosis tunggal bisa membantu mendukung proses pengobatan ASB dan selain itu juga bisa membantu dalam biaya pengobatan. Dalam memilih jenis obat harus diperhatikan mengenai efek samping dan juga mengenai obat-obatan tersebut. Misalnya adalah dalam penggunaan penisilin dan juga penggunaan sefalosporin yang bisa mengakibuatkan adanya suatu anafilaktik, sulfonamida yang bisa menyebabkan terjadinya hyperbilirubinemia, nitrofurantoin yang bisa mengakibatkan terjadinya defisiensi glucose-6phospate dehydrogenase, trimethoprim merupakan salah satu jenis kontraindikasi relatif unutk masa kehamilan trisemester yang pertama dan yang bersifat teratogenik.

Pemeriksaan fisik yang dilakukan adalah :

  1. Kadang akan teraba ginjal yang mengalami masalah hidronefrosis atau obstruktif.
  2. Nyeri saat sedang ditekan atau pinggang di ketok.
  3. Batu uretra anterior bisa diraba
  4. Dan untuk kasus penyakit infeksi saluran kemih yang akut, maka akan ditemukan adanya kelembutan pada pinggul. Hal ini disebabkan oleh adanya hidronefrosis akibat dari suatu obstruksi sementara yakni adalah saat batu sedang melewati ureter untuk menuju ke daerah kandung kemih.

Pencegahan Infeksi Saluran Kemih

Posted in Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , , , , | Leave a comment

Tanda-Tanda Infeksi Saluran Kemih

Tanda-Tanda Infeksi Saluran KemihInfeksi Saluran Kemih (ISK) dapat terjadi akibat dari kebiasaan buruk seperti kurang konsumsi air putih dan sering menahan buang air kecil, kateterisasi dan penyakit lainnya yang menyertai infeksi saluran kemih ini terjadi. Infeksi saluran kemih yang juga dapat disebabkan oleh kebiasaan buruk dalam hal seksual seperti gonta-ganti pasangan yang kemungkinan salah satu dari pasangan memiliki penyakit atau bakteri yang terdapat pada organ intimnya. Saluran kemih ini akan mudah terjadi apabila sistem daya tahan tubuh sudah mulai berkurang dan menurun sehingga memungkinkan bakteri apa saja mudah muncul dan mudah masuk ke dalam tubuh.

Tanda-Tanda Infeksi Saluran Kemih

Tanda-Tanda Infeksi Saluran Kemih

Penyakit Infeksi Saluran Kemih

Saluran kemih yang mneyebabkan infeksi ini umumnya memang tidak menimbulkan gejala, namun infeksi saluran kemih yang disebabkan oleh adanya batu pada saluran kemih atau ginjal yang semakin memperburuk keadaan. Saluran kemih hanya menyerang pada tiap organ reproduksi dan dapat menyebar hingga ke organ lainya yang disertai bakteri, jamur dan kuman lainnya yang menyebabkan infeksi.

Namun dalam keadaan yang semakin buruk infeksi saluran kemih ini dapat menimbulkan gejala infeksi saluran kemih yang cukup dirasakan oleh penderita.

Tanda-Tanda Infeksi Saluran Kemih

Tanda-Tanda Infeksi Saluran Kemih seperti :

  1. Uretritis (radang uretra)
    Saluran kemih yang menyerang bagian urtritis (radang uretra) menunjukkan gejala infeksi saluran kemih secara umum, seperti :
    – Rasa panas yang ditimbulkan pada bagian tersebut.
    kencing nanah dari uretra
    Tanda-Tanda Infeksi Saluran Kemih seperti ini dapat terjadi pada mereka yang berusia dewasa muda dan umumnya disebabkan oleh mereka yang sering berganti pasangan yang terinfeksi.
  1. Epididimitis (radang epididimis)
    Saluran kemih yang terjadi pada radang epididimis yang mengakibatkan perlunakan atau pembengkakan epididimis dan testis. Gejala yang ditimbulkan seperti skrotum memerah dan bengkak. Disertai demam dan malaise. Kemungkinan adanya pernah mengalami sistitis yang sedang atau sebelumnya diderita oleh mereka yang berusia dewasa muda atau mereka yang berusia cukup tua pada penyakit prostat.
  1. Prostatitis (radang prostat)
    Tanda-Tanda Infeksi Saluran Kemih dengan Prostatitis ini terjadi karena seringnya menahan rasa ingin berkemih yang tidak tertahan dan kemudian ketika berkemih terasa panas. Pada beberapa orang yang mengalami hal demikian, ketika berkemih disertai dengan adanya darah pada urine (hematuria) dan disertai rasa nyeri disekitar dubur atau anus. Beberapa orang mungkin mengalami demam dan malaise.
    Prostatitis ini lebih sering mendera pada mereka yang berusia tua sekitar 45 tahun keatas yang juga memiliki sistitis atau uretritis.
  1. Pielonefritis (radang ginjal dan pielumnya)
    Gejala infeksi saluran kemih yang ditimbulkan, seperti demam, malaise, sakit pinggang. Umumnya diderita pada mereka yang menderita obstruksi atau batu ginjal atau mereka yang baru saja mengalami sistitis.
  1. Abses ginjal
    Abses ginjal terjadi karena adanya komplikasi daru pielonefritis yang gejalanya pun sama, seperti sakit pinggang yang sangat berat dirasakan. Umumnya terjadi pada mereka yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah dan dapat pula disebabkan oleh infeksi usus atau kulit.
  1. Abses perirenal (abses di sekitar ginjal)
    Abses perirenal ini biasanya terjadi pada mereka yang menderita diabetes mellitus yang dapat disertai dengan demam ringan, malaise, berat badan yang semakin menurun, rasa sakit pada pinggang yang semakin berat dirasakan. Hal ini disebabkan oleh abses ginjal yang sudah pecah.
  1. Sistitis (radang kandung kemih)
    Sistitis ini paling banyak terjadi pada wanita, hal ini disebabkan oleh adanya perubahan pada virus atau bakteri yang terdapat pada vagina, vulva dan uretra. Sistitis yang banyak terjadi pada wanita umumnya dapat ditularkan melalui hubungan seksual pada pasangan yang terinfeksi atau dapat pula terjadi karena buruknya pengososngan kandung kemih akibat kerusakan syaraf, katub uretra posterior konginetal dan penyempitan uretra.
    Gejala yang timbul seperti rasa panas ketika berkemih karena rasa ingin berkemih yang tidak tertahankan, dapat pula ditemukan darah yang bercampur dengan urine yang dapat disertai dengan spasme kandung kemih. Jika sistitis ini pada pria dikaibatkan oleh adanya gangguan sakit prostat.

Cara Mengatasi Infeksi Saluran Kemih

Hal-hal yang harus dilakukan untuk mencegah terjadinya infeksi saluran kemih adalah :

  1. Sebaiknya mencukupi kebutuhan air putih paling tidak 8-10 gelas dalam sehari. Hal ini adalah salah satu bentuk atau salah satu cara yang bisa dilakukan untuk membantu mengencerkan konsentrasi dari bakteri yang terkandung di dalam kandung kemih. Dan seperti sudah kita ketahui bahwa kebutuhan dari cairan yang ada di dalam tubuh kita mencapai sekitar 2 liter dalam sehari.
  2. Sebaiknya jangan menahan kencing. Menahan buang air kecil akan membuat bakteri menjadi semakin berkembang. Hal ini merupakan salah satu hal yang sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari.
  3. Menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari bahan dasar katun. Hal ini bisa bertujuan dalam menjaga daerah alat vital Anda agar tetap dalam keadaan kering.
  4. Hindari pemakaian dari celana yang terlalu ketat. Hal seperti ini merupakan salah satu pemicu terjdinya kenaikan suhu dan membuat vagina menjadi berkeringat, sehingga pada daerah tersebut akan lebih mudah dihinggapi bakteri.

Itulah informasi mengenai penyakit infeksi saluran kemih atau anyang anyangan. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda semua. Terimakasih.

Tanda-Tanda Infeksi Saluran Kemih

Posted in Infeksi Saluran Kemih | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment